GI UM Palembang bersama APGASI PTMA Gelar FGD Bersama BEI, Phintraco Sekuritas, dan IKEPAMI untuk Memperkuat Peran Galeri Investasi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
Jakarta, 6 Agustus 2026 – Asosiasi Pengelola Galeri Investasi Syariah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APGASI PTMA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Phintraco Sekuritas, dan Ikatan Edukator Pasar Modal Indonesia (IKEPAMI) pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, ini dihadiri oleh perwakilan Galeri Investasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia.
FGD tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara APGASI PTMA dengan para pemangku kepentingan pasar modal dalam mendukung pengembangan literasi, edukasi, dan inklusi keuangan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola Galeri Investasi dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Universitas Muhammadiyah Cilacap, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Malang, serta Universitas Muhammadiyah Palembang dan berbagai PTMA lainnya.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, para peserta membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan Galeri Investasi di perguruan tinggi, termasuk peningkatan jumlah investor muda, penguatan program literasi pasar modal syariah, optimalisasi peran Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), serta pengembangan program edukasi yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Perwakilan Bursa Efek Indonesia menyampaikan pentingnya kolaborasi antara BEI dan perguruan tinggi dalam menciptakan generasi muda yang memiliki pemahaman yang baik mengenai investasi dan pasar modal. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi yang mampu mendorong peningkatan literasi keuangan nasional melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, PT Phintraco Sekuritas memberikan berbagai masukan terkait strategi peningkatan partisipasi mahasiswa sebagai investor pasar modal. Selain itu, dibahas pula peluang pengembangan layanan dan program pendampingan yang dapat mendukung aktivitas Galeri Investasi di masing-masing kampus.

Pada kesempatan yang sama, IKEPAMI menekankan pentingnya peningkatan kompetensi para edukator pasar modal agar mampu memberikan edukasi yang relevan dengan perkembangan industri keuangan dan kebutuhan generasi muda saat ini. Penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program literasi dan inklusi keuangan.
Perwakilan APGASI PTMA menyampaikan bahwa FGD ini merupakan langkah penting dalam membangun kesamaan visi dan memperkuat jejaring antar pengelola Galeri Investasi di lingkungan PTMA. Melalui forum ini, berbagai pengalaman, tantangan, dan praktik terbaik dapat dibagikan untuk mendukung pengembangan Galeri Investasi yang lebih aktif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Keikutsertaan GI Universitas Muhammadiyah Palembang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas program edukasi pasar modal serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Hasil diskusi diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan program kerja dan pengembangan kegiatan Galeri Investasi yang lebih efektif di masa mendatang.
Melalui sinergi antara APGASI PTMA, BEI, Phintraco Sekuritas, dan IKEPAMI, diharapkan ekosistem literasi dan edukasi pasar modal di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah semakin kuat, sehingga mampu mencetak generasi investor yang cerdas, berintegritas, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
